Advertise

Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Apa Itu Samba Dan Cara Install Samba ?

Senin, 15 Agustus 2011

Sobat blogger LMD mungkin pernah dengan Samba ? Atau mungkin sobat blogger LMD menganggap bahwa samba itu adalah Tarian yang berasal dari Brazil ...?
ya,memang benar samba itu tarian dari Brazil.

Tapi pada postingan saya kali ini,yang saya maksud dengan Samba ialah Samba yang ada di LINUX. Sobar pecinta LMD lovers jangan bingung apa itu samba yang ada pada linux? dan untuk apa kegunaanya ? karena saya akan menjelaskan sedikit pengetahuan tentang samba ke sobat LMD tercinta.. hehe

APA ITU SAMBA ? Samba adalah Himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan Sistem Operasi Linux,BSD (atau UNIX lainnya )dapat bertindak sebagai file dan print server yang bebasis protokol SMB(sesiom message block).Dengan SMB anda bisa mengakses file & printer yang di-share oleh komputer Windows atau men-share file & printer di komputer linux anda.

Sobat blogger Jaringan semacam ini biasa dijumpai pada Windows workgroup atau Windows NT Domain juga lhoo..

Langsung saja Sobat LMD ke materi cara Menginstall Samba :

*Langkah Pertama Install Samba ketik perintah

          # apt-get install samba smbfs 

*edit file : #sudo nano/etc/samba/smb.conf

sesuaikan baris berikut,yang lain jangan di hapus atau hiraukan saja

wourkgroup : smkn1cibinong
security   : share

kemudian di baris terakhir tambahkan baris folder yang di share sobat, misalkan anda ingin menshare /media/DATA (sesuaikan dengan folder hasil mounting partisi windowsnya etc : /mnt/hda1 or /media/hda1 or bisa juga yang laen sesuaikan sendiri ya.

[DATA]

comment = Data Drive D
path = /media/DATA
browseable = yes
read only = no
guest ok = yes

simpan dan restart samba dengan perintah

# sudo /etc/init.d/samba restart

begitulah sobat blogger LMD cara menginstall SAMBA .. semoga berhasil ^_^

Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

Selasa, 09 Agustus 2011

Ubuntu 11.04



Setelah sebelumnya membagikan rilis versi alpha dan beta, akhirnya pihak Canonical selaku pengembang dan sponsor sistem operasi Ubuntu, sebuah OS aka sistem operasi yang populer, hari ini secara resmi telah merilis versi final / stabil Ubuntu 11.04 code name “Natty Narwhal“, yang membawa perubahan signifikan dibanding versi sebelumnya, baik dari segi penampilan, user interface, software, dan tentunya juga performance.


Ubuntu 11.04 adalah rilis ke-14 dari Ubuntu OS, yang akan disupport (mendapatkan update resmi dari Ubuntu) selama 18 bulan baik untuk versi desktop maupun server.
Sebagai informasi terutama buat yang belum pernah pake Ubuntu, Ubuntu adalah sistem operasi yang mudah digunakan, tersedia untuk berbagai perangkat komputer seperti komputer desktop PC, laptop, netbook, dan juga komputer server. Di dalamnya sudah berisi berbagai aplikasi atau software lengkap seperti aplikasi office, grafis, internet, messaging (email/chatting/social-network), media player, sampai games. Selain aplikasi yang sudah tersedia secara default, kita bisa dengan mudah menambahkan aplikasi baru dengan menginstallnya via Ubuntu Software Center.
Bila kita mengikuti perkembangan OS distro Linux yang satu ini, satu hal yang paling berbeda dari Ubuntu terbaru ini tentunya adalah user interface atau desktop environtment yang spesial. Berbeda dengan distro lain pada umumnya, pada versi ini Ubuntu menyajikan user interface yang dikembangkannya sendiri yaitu sebuah desktop environment bernama “Unity”.
Berikut ini adalah beberapa fitur dan hal baru yang ada di Ubuntu Natty Narwhal 11.04.



  • User interface (antar muka) “Unity“, GNOME 2.32.1, Linux kernel 2.6.38.3, X.Org 7.6, Xorg Server 1.10.1, Compiz Fusion 0.9.4, Artwork baru.
  • Desktop yang berubah total dari sebelumnya (terutama penggunaan dock, dash, dan menu global pada Unity), serta perbaikan theme.
  • Aplikasi Office suite baru yaitu LibreOffice menggantikan OpenOffice.org.
  • Audio/music player (dan juga video/multimedia player) yaitu Banshee Media Player menggantikan Rhythmbox.
  • Pengembangan Ubuntu Software Center yang menghadirkan rating dan user review dan perbaikan lain.
  • Perbaikan Indicator Applet (semacam notification area, namun dengan antar muka yang lebih enak dan nyaman digunakan).
  • Web browser Mozilla Firefox 4.0.
  • Built-in support for installing proprietary software.
  • Ubuntu One Control Panel, lebih mudah mengatur akun Ubuntu One (hard disk online / cloud storage gratis dari Ubuntu) yang terintegrasi dengan desktop Ubuntu.
  • Pengembangan aplikasi installer yang lebih mudah, salah satunya: pengguna bisa upgrade langsung bila sudah terinstall Ubuntu versi sebelumnya di komputer.
  • Dukungan lebih bagus terhadap iPhone, dan juga perangkat touch (layar sentuh) termasuk komputer tablet.


    BISA ANDA DONWLOAD DISINI !


Link download dari situs resmi Ubuntu itu akan secara otomatis mengarahkan ke link download Ubuntu lokasi server repository lokal Indonesia (tentunya bila kita download dari Indonesia). Tapi apabila ingin secara manual download dari situs lokal Indonesia, berikut ini beberapa situs yang menyediakannya (mungkin saat ini belum tersedia, jadi silahkan dilihat saja dulu):

Mirror Lokasi Download
kambing.ui.ac.id Depok Ubuntu
dl2.foss-id.web.id Jakarta Ubuntu
ftp.itb.ac.id Bandung Ubuntu
repo.ugm.ac.id Yogyakarta Ubuntu
ubuntu.pesat.net.id Jakarta Ubuntu
ubuntu.indika.net.id Jakarta Ubuntu
kavalinux.com Depok Ubuntu
buaya.klas.or.id Surabaya Ubuntu

sumber : inimu

SEMOGA BERMANFAAT BUAT ANDA SEMUA ^_^

Menyeting Samba Di Ubuntu

Jumat, 05 Agustus 2011

Saat baru mencoba dan “ketagihan” untuk terus mencoba, membuat saya sadar bahwa seharusnya hasil “percobaan” saya tersebut selayaknya dibuatkan dokumentasi. Itulah yang terjadi ketika saya menginstal Linux pada komputer kerja saya. Open Suse adalah distro pertama yang saya install, tapi dalam perjalanannya, saya merasakan banyak kesulitan dalam melakukan konfigurasi. Maklumlah, namanya juga baru kenal dan baru belajar, inginnya sih langsung belajar konfigurasi dari konsole linux, tidak menggunakan aplikasi GUI-nya. Tapi ternyata kebanyakan mentok-nya, so…, beralihlah ke distro “sejuta umat” yaitu Ubuntu. Alhamdulillah, di distro ini saya merasa agak lebih mudah untuk melakukan konfigurasi sesuai keinginan saya, yaitu di konsole.

Setting ini mungkin sudah sangat mudah bagi pengguna Linux yang sudah lama menggunakan OS tersebut. Tapi kembali kepada maksud awal saya, mendokumentasikan hal-hal yang baru saya pelajari, untuk itulah tulisan ini tertuang.

Setting Samba pada Ubuntu
Waktu saya menginstal, Ubuntu saya belum ada Samba-nya. Gimana cara saya tahu? waktu saya kasih perintah:
# etc/init.d/samba start

Service tersebut tidak bisa jalan, yo wis, akhirnya saya coba install langsung dari terminal.
# apt-get install samba

Eh, ternyata ngga bisa juga, akhirnya saya sadar kalau Ubuntu saya belum di-update.
# apt-get update

Oh iya, dua perintah terakhir dapat dijalankan jika koneksi internet tersambung, kalau ngga? ya ngga bisa.
Selanjutnya saya ulang perintah:
# apt-get install samba

Berhasil. Selanjutnya saya ingin men-sharing sebuah folder, folder yang ingin saya sharing adalah /home/documents/. Saya jalankan nautilus dari terminal.
# nautilus

Saya menuju ke /home/documents/ , klik kanan dan pilih share options, langsung saya OK.

Lalu tugas saya selanjutnya adalah menambahkan samba user pada system
# useradd namauser
# smbpasswd -a namauser
Kemudian membuat file konfigurasi yang akan digunakan untuk menampung samba user
# pico /etc/samba/smbusers
sisipkan baris dibawah ini :
system_username = “namauser”
simpan dan keluar dari editan
Script dibawah ini untuk membuat folder sharing kita bila diakses pada komputer lain akan meminta diisikan pssword. Cari baris:
; security = user

ganti dengan:

security = user
username map = /etc/samba/smbusers

simpan dan keluar


Untuk security level = share (tidak membutuhkan password dalam mengakses samba): pastikan ada script ini:
security = share
domain master=yes
domain logons=yes
encrypt password=yes
security = share
Untuk mengetes apakah konfigurasinya telah berhasil, ketikkan perintah:
# testparm
kemudian restart sambanya
# /etc/init.d/samba restart
Mensharing folder home dengan opsi read and write
edit file smb.conf
cari baris
…
# By default, the home directories are exported read-only. Change next
# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.
writable = no
…
ganti dengan
…
# By default, the home directories are exported read-only. Change next
# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.
writable = yes
…
restart samba-nya
Untuk mengakses linux komputer linux saya dari komputer windows, pada start menuĂ  run, saya ketikkan //ip_address, sama seperti mengakses komputer windows lainnya.
Dari sesama linux, cukup ketikkan: smb:///ip_address pada nautilus-nya ubuntu.

Disqus for Langit Malam Disney